5 tahun

5 tahun bukan waktu yang sebentar buat menyatukan otak dan hati. Walau, sampai sekarang kami masih sering berpendapat dengan adu urat. Mungkin itu (hanya) warna-warni kami, berbeda dengan lainnya. Kami mencoba untuk lebih kuat dan menyatu lagi.

Beberapa waktu lalu saya sempat mengeluh karena ingin ditanya. Saya ingin ditanya apa saja, walau sebenarnya tanpa ditanya saya akan bercerita apa saja tentang kegiatan saya sehari-hari. Kalo hari itu diinget-inget, lucu juga, saya kesel sampai ketiduran sendiri. Capek juga ya kesel sendiri. Mungkin karena beban di kantor yang lagi berat-beratnya beberapa bulan belakangan, saya jadi nggak (pernah) bisa ngeluarin pendapat pribadi. Pengen deh rasanya meminggirkan anggapan “lagipula siapa gue sih, Cuma remahan peyek”. Padahal sebagai warga negara Indonesia, kita berhak bersuara, khan?

Tadi pagi, saya berbagi mimpi dengan Jupo. Mimpi saya ketika (nanti) sudah tidak kerja lagi. Saya Cuma ingin Jupo tahu kalau saya masih punya mimpi. Lagi-lagi, tanpa ditanya pun saya akan cerita sendiri ke dia.

8 April 2012 – 8 April 2017

Selamat 5 tahun. We’re still have forever to go, Jups.

2 comments: On 5 tahun

Leave a reply:

Your email address will not be published.